Pages

Tampilkan postingan dengan label RPP Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RPP Sejarah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Agustus 2012

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Pertemuan III


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah                       :    SMA NEGERI I MAKASSAR
Mata Pelajaran            :    Sejarah
Kelas/ Semester          :    X / 2
Pertemuan                   :    3 (tiga)
Alokasi Waktu            :    2 X 45 menit
                        
Standar kompetensi      :  2.  Menganalisis peradaban indonesia dan dunia
Kompetensi dasar                 :  2.1 Menganalisa kehidupan awal masyarakat indonesia
Indikator                        :  - Menyusun periodisasi perkembangan budaya masyarakat zaman batu
                                                                                                  - Menyusun periodisasi perkembangan budaya masyarakat zaman logam.

A.            TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu untuk:
·                menyusun periodisasi perkembangan budaya masyarakat zaman batu
·                menyusun periodisasi perkembangan budaya masyarakat zaman logam

B.            MATERI PEMBELAJARAN
              Periodisasi perkembangan budaya masyarakat awal Indonesia
1.    Zaman batu
               Zaman ini disebut zaman batu karena pada zaman ini alat perkakas manusia masih terbuat dari batu
·           Zaman batu tua (paleolitikim)
                 Zaman batu tua ini di perkirakan berlangsung selama masa kala plestosen kira- kira 600.000 tahun yang lalu, perkembangan kebudayaan pada masa ini diperkirakan sangat lambat karena pada masa ini berlangsung zaman es (glosial). Hasil kebudayaan zaman batu tua dibagi menjadi dua yaitu kebudayaan pacitan dan kebudayaan ngandong.
·           Zaman batu menengah (mesolitikum)
       Zaman batu tengah atau madya (mesolitikum) berlangsung pada masa kala holosen, pada zaman ini alat- alat batu dari zaman batu tua masih terus digunakan dan telah mendapat pengaruh dari wilayah asia daratan. Manusia pada masa ini juga telah mampu membuat gerobah yang di buat dari tanah liat yang dibakar. Salah satu ciri khas kebudayaan batu tengah ialah adanya sampah- sampah dapur dari kulit kerang (kjokkenmoddinger), yang merupakan bekas- bekas tempat tinggal mereka. Sampah dapur tersebut banyak ditemukan disepanjang pesisir pantai timur sumatera.
·           Zaman batu muda ( neolitikum)
perkembangan kebudayaan pada zaman batu muda sudah sangat maju jika di bandungkan dengan masa sebelumnya. Hal ini disebabkan adanya migrasi secara bergelombang bangsa prato melayu dari wilayah yunan dicina selatan ke wilayah asia tenggara. Termasuk ke indonesia yang menjadi penciri dari zaman neolitikum yaitu para pendukung membawa kebudayaan kapak persegi dan kapak lanjong.
·           Zaman batu besar (megalitikum)
                 Kebudayaan batu besar merupakan kebudayaan yang menghasilkan bangunan- bangunan monumental yang terbuat dari batu- batu besar. Hasil- hasil kebudayaan megalitikum meliputi menhir, punden berundak, dolmen, kubur peti batu, sarkopogus (kerndak jenasah), waruga ( peti jenasah kecil) serta arca- arca megalitik.
2.           Zaman logam
                 Zaman logam yang menggantikan zaman batu yang sebenarnya hanyalah untuk menyatakan bahwa pada saat itu logam mulai dikenal dan dipergunakan orang untuk bahan membuat alat- alat keperluan hidupnya. Zaman logam Indonesia adalah zaman perunggu dan hasil- hasil kebudayaan yang cukup penting dan zaman ini adalah kapak corong, nekara, barang- barang perhiasan, bejana perunggu dan arca- arca perunggu. Adapun tekhnik pengolahan logam yang berkembang pada saat itu yunani teknik bivalve (setangkap) dan teknik a cire perdue (cetakan lilin)

C.            METODE PEMBELAJARAN
·      Ceramah bervariasi
·      Tanya jawab

D.            LANGKAH- LANGKAH PEMBELAJARAN
1.              Kegiatan awal
·           Guru mengabsen siswa yang tidak hadir dan menanyakan alasannya
·           Apresiasi guru mengajukan pertanyaan mengenai mengapa dikatakan zaman batu dan zaman logam?
·           Menyampaikan tujuan pembelajaran
2.              Kegiatan inti
·           Guru menjelaskan perkembangan kebudayaan zaman batu dan zaman logam
·           Siswa bertanya kepada guru dan sebaliknya terkait dengan materi yang dibahas.
·           Guru memberi tugas siswa secara kelompok atau individu menyusun periodisasi perkembangan budaya batu dan budaya logam pada masyarakat Indonesia dalam bentuk ringkasan dengan redaksi kalimat sendiri.
·           siswa mampu menyusun sistematika perkembangan budaya pada masyarakat awal prasejarah di Indonesia
3.              Kegiatan akhir
·           Siswa mengumpulkan tugas ringkasan  ke ketua kelas untuk di setor ke Guru
·           Bersama- sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas
·           Menarik kesimpulan
·           Guru menyampaikan materi minggu depan yaitu kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat praaksara

E.            SUMBER BELAJAR/ALAT/BAHAN
·           Sumber belajar berupa buku SMA
Herimanto. 2009.  Platinum Sejarah I  Pembelajaran            Sejarah Interaktif. Tiga Serangkai
·           Buku- buku penunjang yang relevan
Rahim, Rauf. 2007. Sejarah Indonesia Lama. UNM: FEIS
Read, Robert Dick. 2005. Penjelajah Bahari. Bandung: Mizan Pustaka
·           Internet
·           Papan tulis
·           LCD

F.             PENILAIAN
1.              Coba uraikan teknik a care perdue?
2.              Jelaskan kebudayaan pada zaman batu tua (paleoliti

Makassar,      februari 2011





 Guru Mata Pelajaran

Drs . Irwan A. Parawangsa
Nip. 19620416198803 1 011

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Pertemuan II


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

                                 Sekolah                         : SMA NEGERI I MAKASSAR
                                 Mata pelajaran               : Sejarah
                                 kelas/semester               : X/2
                                 Pertemuan                     : 2 (dua)
                                 Alokasi                          : 2 x 45 menit


Standar kompetensi      : 2.    Menganalisa peradaban indonesia dan  dunia
Kompetensi dasar        : 2.1  Menganalisa kehidupan awal masyarakat  indonesia                                 Indikator                     : -      Menjelaskan penemuan janis- jenis  manusian purba

A.    TUJUAN PEMBAHASAN
Peserta didik mampu untuk :·           Menjelaskan penemuan jenis- jenis manusia purba 

B.     MATERI AJAR
Jenis manusia purba di indonesia

              Manusia yang hidup pada zaman proaksana sekarang sudah berubah menjadi fosil. Jenis- jenis manusia purba yang banyak ditemukan dipulau jawa, antara lain sebagai berikut:
1.      Pithecantropus (manusia kera)
        Fosil pithecantropus merupakan jenis fosil manusia purba yang paling banyak ditemukan di indonesia. Fosil- fosilnya banyak ditemukan pada lapisan plestosen bawah ( didaerah jetis ) dan tengah ( didaerah trinil).pithecantropus hidup secara berkelompok dan diperkirakan hidup dengan cara berburu atau menangkap ikon serta mengumpulkan makanan (hunting and food gathering). Penemuan fosil pithecantropus, disamping jumlahnya paling banyak juga bervariasi, antara lain sebagai berikut:

a.       Pithecantropus erectus
  Penelitian pertama tentang manusia purba di indonesia dilakukan seorang dokter bernama EUGENE DUBOIS, pada tahun 1890 ia berhasil menemukan tengkorak manusia purba. Eugene dubois pernah menggenggam dunia ilmu penetahuan, penemuan fosil tersebut dihubungkan dengan teori evolusi darwin karena di anggap sebagai  makhluk peralihan dari kera ke manusia (missing linf)
b.      Pithecantropus mojokertensis
  Pada tahun 1936 van koeningswald menemukan sebuah fosil tengkorak pada lapisan plestosen bawah (lapisan jetis) di perning mojokerto.
c.       Pithecantropus robustus
  Dalam penelitian berikutnya, von koeningswald masih mengemukakan lagi beberapa jenis fosil manusia purba di desa trinil, ngawai jawa timur dia menemukanjenis manusia purba sejenis pithecantropus yang ditemukan didaerah mojopkerto, karena ukuran tubuhnya lebih besar dan kuat maka fosil tersebut di namakan pithecantropus robustus (manusia kera yang kuat) 

2.      Meganthropus paleojavanikus ( manusia raksasa tertua dari jawa)
       Manusia purba tertua yang ditemukan oleh van koeningsward tersebut memiliki ukuran tubuh yang jauh lebih besar dari pada ukuran manusia purba lainnya sehingga dinamakan megantropus paleojavanicus ( manusia raksasa tertua dari jawa)
3.      Homo
       Secara fisik dan kualitatif manusia purba jenis homo ini sudah lebih maju dan sempurna jika dibandingkan dengan jenis manusia purba megantropus maupun pithecantropus, secara fisik , ciri- ciri manusia homo sudah mirip dengan manusia modern sekarang.

C.    METODE PEMBELAJARAN
·         Ceramah berpariasi
·         Tanya jawab
·         Pemberian tugas

D.    LANGKAH- LANGKAH PEMBELAJARAN
1.      Kegiatan awal
·           Apresiasi guru mengajukan pertanyaan mengenai pengertian manusia purba
·           Menyampaikan tujuan pembelajaran
2.      Kegiatan inti
·           Guru menjelaskan penemuan dan jenis- jenis manusia purba
·           Siswa mampu menyusun kronologi mengena jenis- jenis manusia purba yang         ditemukan di indonesia.
3.      Kegiatan akhir
·           Bersama- sama melakukan refleksi materi yang telah di bahas
·           Menarik kesimpulan materi.

E.     SUMBER BELAJAR/ALAT/BAHAN
·           Sumber belajar berupa buku SMA
       Herimanto. 2009.  Platinum Sejarah I  Pembelajaran          Sejarah Interaktif. Tiga Serangkai
·           Buku- buku penunjang yang relevan
       Rahim, Rauf. 2007. Sejarah Indonesia Lama. UNM: FEIS
       Read, Robert Dick. 2005. Penjelajah Bahari. Bandung: Mizan Pustaka
·           Internet
·           Papan tulis
·           LCD

F.     PENILAIAN
1.      Jelaskan arti penting penemuan arkeologi terhadap pengembangan sejarah kedepannya.!
2.      Mengapa penemuan manusia purba di Jawa sangat penting?
                                               





                                                                                     Makassar,      Februari 2011





Guru Mata Pelajaran


Drs . Irwan A. Parawansa
Nip. 19620416198803 1 011

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) DAN KUNCI JAWABAN


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

SMA                                       : Negeri I Makassar
Program                                   : Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata Pelajaran                        : Sejarah
Kelas/Semester                        : XI/1
Standar Kompetensi               : 1.  Menganalisis Perjalanan Bangsa Indonesia pada Masa
                                                       Negara-negara Tradisional
Kompetensi Dasar                   : 1.1. Menganalisis Pengaruh Perkembangan Agama dan
                                                                            Kebudayaan Hindu-Buddha terhadap Masyarakat
                                                         di Berbagai Daerah di Indonesia
Indikator                                 : -   Mendeskripsikan lahir dan berkembangnya agama dan
                                                      kebudayaan Hindu-Buddha di India
Alokasi Waktu                        : 2x45 menit

A.    Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
·         Mendeskripsikan lahir dan berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di India

B.     Materi Pembelajaran
·         Lahir dan berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha

C.     Metode Pembelajaran
Pendekatan model ICT dan life skill, pemberian tugas

D.    Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1.      Kegiatan Pendahuluan
·      Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan “Di daerah mana mayoritas penganut agama Hindu di Indonesia ?”.
·      Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
2.      Kegiatan Inti
·         Penugasan mencari artikel di internet tentang lahir dan berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di India.
·         Tanya-jawab berdasarkan hasil temuan peserta didik dari internet dan menugaskan peserta didik membuat karangan analitis tentang proses perkembangan Hindu-Buddha pada masa pemerintahan Raja Ashoka dari Dinasti Maurya dari berbagai sumber (Aktivitas hal 6).
3.      Kegiatan Penutup
·         Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.
·         Menarik kesimpulan materi.

E.     Sumber Belajar
·         Kurikulum KTSP dan perangkatnya
·         Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XI IPS -  
·         Buku sumber Sejarah SMA XI IPS –   (hal 1 – 20)
·         Peta konsep
·         Power point
·         OHP/slide
·         Buku-buku penunjang yang relevan
·         Internet


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Pertemuan I


(RPP)




                                 Sekolah                     : SMA Negeri I Makassar
                                 Mata pelajaran          : Sejarah
                                 Kelas/semester          : X/2
                                 Pertemuan                : 4 (Empat)
                                 Alokasi waktu          : 2X 45 Menit


                                 Standar kompetensi  : 2. Menganalisis peradaban indonesia dan dunia
                                 Kompetensi dasar     : 2.1 Menganalisa kehidupan awal masyarakat                                                                                  indonesia
                                 Indikator                  : - menjelaskan kehidupan sosial dan ekonomi dari                                                                  masyarakat berburu kemasyarkatpertanian
-    Menjelaskan perkembangan teknologi dan     sistem kepercayaan awal

A.    TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didk mampu untuk:
Menjelaskan perkembangan kehidupan sosial dan ekonomi dari masyarakat berburu kemasyarakat pertanian.
B.     MATETI PEMBELAJARAN
Kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat praaksara

1.      Masa berburu dan mengumpulkan makanan
        Kehidupan sosial, budaya dan ekonomi masa berburu dtandai dengan cara kehidupan kelompok masyarakat kecil, mereka hidup berpindah- pindah (namaden) karena kehidupannya masih sangat bergantung pada alam. Sebagian besar aktivitas hidup manusia purba terutama ditujukan pada pemenuhan makanan dengan cara berburu dan mencari umbi- umbian yang menggunakan alat perkakas yang masih sangat sederhana .kehidupan masaberburu dan mengumpulkan makanan berlangsung pada masa zaman batu tua (paleolitikum) pada zaman kala plestosen. Para pendukung kebudayaan zaman batu tua diperkirakan berasal dari makhluk megantropus paleojavanicus,pithecantropus, dan manusia jenis homo.

2.      Masa peralihan
        Masa peralihan ini diperkirakan berlangsung selama zaman batu tengah (mesolitikum) pada zaman holozen. Pendukung kehidupan masa peralihan tersebut adalah jenis manusoia homo sapiens dari jenis papua melonesoid. Meskipun sudah hidup, pada masa peralihan dari kehidupan berburu dan mengumpulkan makanan menuju kehidupan bercocok tanam serta hidup menetap, kehidupan masyarakat purba bergantung pada iklim, kesuburantanah dan persediaan binatang.

3.      Masa bercocok tanam
Munculnya masyarakat pertanian tersebut diperkirakan dimulai pada zaman mesolitikum akhir (zaman batu tengah akhir) pendukung masa bercocok tanam adalah manusia homo sapiens dari kelompok bangsa proto melayu yang datang dari daratan asia menuju indonesia yang melalui jalan barat (kebudayaan kapak persegi) dan jalan timur (kebudayaan kapak lonjong). Peralatan hidup manusia dapat dijumpa saat ini dari kehidupan masa bermukim dan bercocok tanam adalah
a.       Beliung persegi yang berbentuk seperti cangkul dangan ukuran 4- 25 cm
b.      Kapak lonjong yang di buat dari batu kali jenis refsilyang telah di asah lebih harus dari pada kapak persegi
c.       Mata panah, mata panah juga ditemukan pada masa bermukim dan bercocok tanam. Daerah penemuan yang penting ialah pacitan (jawa timur) dan toala (sulawesi selatan)
d.      Gerabah dan perhiasan, dari hasil penelitian bahwa alat gerabah sudah mulai dibuat pada masa bermukim dan bercocok tanam, tetapi pembuatannya sederhana.
  Sistem kepercayaan masyarakat pada masa bermukim dan bercocok tanam dapat dibedakan atas dua hal:
1.      Dinamisme
Adalah kepercayaan adanya kekuatan gaib yang terdapat pada benda- benda tertentu, misalnya pada pohon, batu besar, gunung. Goa, senjata dan jimat. Mereka menaruh hormat dan memuja benda- benda tersebut.
2.      Animisme
Adalah kepercayaan bahwa roh (jiwa) itu tidak hanya berada pada makhluk hidup, tetapi juga pada benda- benda tertentu meeka memuja rog tersebut sambil memberi sesaji.

4.      Masa perumdagian
        Masayarakat pada masa bermukim dan bercocok tanam tlah hidup menetap dan teratur. Masyarakat itu kemudian makin maju setelah mengenal logam dar kemampuan mengerjakan logam menambah kemampuan masyarakat tersebut, banyak peralatan manusia menjadi makin sempurna dan berkembang pada masa perumdagian (pertukangan) berbagai jenis alat di buat dar logam, seperti kapak perunggu, bejana perunggu, arca perunggu, perhiasan dan barang- barang besi.

C.     METODE PEMBELAJARAN
·           Ceramah berpariasi
·           Tanya jawab
·           Pemberian tugas
D.    LANGKAH- LANGKAH PEMBELAJARAN
1.      Kegiatan awal
-          Apersepsi guru mengajukan pertanyaan mengenal pengertian nomaden dan sedenter
-          Menyampaikan tujuan pembelajaran
2.      Kegiatan inti
-            Siswa secara individu membuat karangan analisis kehidupan masyarakat indonesia saat ini, apakah teknik ,teknik pola kepemimpinan primus inter pares yang diterapkan pada masyarakat berburu dan mengumpulkan makanan masih juga berlaku di masyarakat modern.
3.      Kegiatan akhir
-            Bersama- sama melakukan refleksi materi yang telah di bahas
-            Menarik kesimpulan materi
E.     SUMBER BELAJAR/ALAT/BAHAN
-            |Sumber belajar berupa buku SMA, herimanto, 2009 sejarah pembelajaran sejarah interaktif
-            Buku- buku penumjang yang relevan
-            LCD
-            Internet
-            Papan tulis
F.      PENILAIN
1.      Jelaskan peralatan yang digunakan pada masa bermukim dan bercocok tanam ?
2.      Jelaskan apa yang di maksud dengan perundagian dan undagi?




                                                   Makassar,      Februari 2011





Guru Mata Pelajaran


Drs . Irwan A. Parawansa
Nip. 19620416198803 1 011